Mengaktifkan format NTFS di Windows Explorer


Mengaktifkan format NTFS di Windows Explorer

Bisa saja kita mem-format USB Flashdisk dengan tipe NTFS dengan bantuan HP USB Format Tools. Tetapi sebenarnya Windows Explorer bisa melakukannya. Untuk mengaktifkannya bisa diikuti langkah berikut :

  1. Buka System Properties dengan cara Klik kanan My Computer > Properties (atau dengan tombol Keyboard Win + Break)
  2. Buka tab Hardware kemudian klik tombol Device Manager
  3. Pilih Disk Drive dan pilih Flashdisk yang ingin di format dengan NTFS, klik kanan, pilih Properties.
  4. Setelah terbuka pilih Tab Policies
  5. Pilih Optimize for performance dan klik OK
  6. Setelah itu coba klik kanan Drive flashdisk di windows Explorer dan pilih menu Format, maka disana seharusnya sudah muncul File System NTFS.

Yang perlu diperhatikan adalah ketika opsi ini diaktifkan, setiap mencabut flashdisk harus selalu melalui Safety Remove Hardware. Jika pilihan adalah “Optimize for quick removal” maka sebenarnya flashdisk bisa langsung dilepas, tanpa Safety Remove hardware.

By : telkomspeedy.com

Cara Cepat Membuka Aplikasi di Windows


Anda pasti mempunyai program-program favorit, dalam arti program yang sering sekali Anda gunakan. Misalnya MS Word, MS Excel, Corel Draw dan sebagainya. Untuk menjalankan aplikasi tersebut biasanya Anda harus mengarahkan mouse ke Start – Programs – Microsoft Word (atau yg lainnya).
Nah, kali ini kami akan memberikan tips cara menjalankan aplikasi favorit tersebut dengan mudah, hanya dengan menekan kombinasi tombol yang dapat Anda pilih. Langkah lengkapnya sebagai berikut:

Ini langkah langkahnya.

  1. Klik kanan pada shortcut aplikasi yang Anda inginkan (biasanya terletak di Start – Programs), lalu pilih properties. Maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di samping.perhatikan gambar berikut 2.

  2. Letakkan cursor mouse ke edit box Shortcut Key. Lalu tekan kombinasi tombol yang Anda inginkan. Dalam contoh gambar di kanan, kombinasi tombol yang digunakan adalah Ctrl + Shift + W.

  3. Setelah itu letakkan cursor mouse di edit box Read more of this post

Mengapa Aplikasi Windows Tidak Ada di Linux


Kemarin, sewaktu membalas komentar seorang pengunjung di blog ini berkenaan dengan bisakah saya menunjukkan aplikasi-aplikasi native Windows yang berjalan di Linux.

Saya mengarahkannya untuk berkunjung ke OpenDisc.com.
Mengapa? Karena di opendisc, ketika itu saya bermaksud menunjukkan bahwa banyak sekali aplikasi yang bisa berjalan di Windows, tanpa ada tindakan apapun dari pihak Microsoft.

Saya ingin dia berpikir, jika karena kemauannya sendiri, developer mplayer, vlc, the gimp dan lainnya melakukan porting agar aplikasi mereka bisa berjalan di Windows, mengapa, developer aplikasi-aplikasi berbasis Windows seperti Ms Office, Flash MX, Photoshop dan lain-lain tidak melakukan porting?

Kendala mengapa developer aplikasi seperti misalnya Adobe tidak melakukan porting adalah karena:

Pasar yang tidak menguntungkan
Tidak menguntungkan masuk dan mencoba merebut pasar The Gimp, sedangkan jika dibandingkan, kelebihan photoshop dibandingkan The Gimp apa sih? Coba saja, anda minta dua orang pakar gimp dan photoshop melakukan satu pekerjaan yang sama, hasilnya mungkin tidak jauh berbeda, walaupun teknik yang digunakan berbeda. Mengerti maksud saya? Apa yang ada dikepala itu lebih penting daripada tool.

Kendala waktu
Memporting aplikasi kecil, mungkin hanya beberapa hari. Tapi, aplikasi sebesar Photoshop bisa makan waktu berhari-hari, bahkan bulanan.

Inilah sebenarnya kendala utama, mengapa sangat sedikit aplikasi yang awalnya besar di Windows diporting ke Linux. Bukan karena Linux itu begini-begitu.

Apalagi jika mau membuka kode sumber mereka, jiwa-jiwa materialisme mereka akan semakin menyempit.

Read more of this post

%d bloggers like this: