PROFILE WALJINAH dan DOWNLOAD MP3


https://i0.wp.com/harianjogja.com/web2/img/gallery/20090727202439_WALJINAH.JPGMusik Keroncong
Keroncong adalah sejenis musik Indonesia yang memiliki hubungan historis dengan sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado. Sejarah keroncong di Indonesia dapat ditarik hingga akhir abad ke-16, di saat kekuatan Portugis mulai melemah di Nusantara. Keroncong berawal dari musikyang dimainkan para budak dan opsir Portugis dari daratan India (Goa)serta Maluku. Bentuk awal musik ini disebut moresco.Salah seorang penyanyi keroncong yang sangat populer adalah Waljinah

Profil Waljinah

  • Nama : Waljinah
  • Temapat dan Tanggal Lahir : Surakarta 7 November 1943
  • Nama Ayah : Wiryarahardja
  • Makanan Favorit : Nasi Gunhangan
  • Lagu -lagu hits : “ Jamune”, “Enthit”, “Yen Ing Tawang Ana Lintang” dan Stambul “Dua
    Baju Biru”.

Menurut Penelitian mahasiswa/wi STISI Surakarta Waljinah telah menyanyikan atau telah rekaman 1600 judul lagu.Show Keliling : Selain di Indonesia, Show ke luar negeri Belanda, Suriname.

Awal Karier:

Kelas 6 SD sudah mulai mengembangkan bakat menyanyi Keroncong. Yang di bimbing oleh Munadi

Waljinah mengikuti kontes menyanyi pada tahun 1958 yaitu Kontes Ratu Kembang Kacang di selenggarakan oleh RRI dan Perfini. Kontes tersebut di selenggarakan sebagai respon Popularitas Sountrack film Delapan Penjuru Angin yang berjudul “ Kembang Kacang” dalam kontes tersebut Waljinah memperoleh gelar Ratu Kembang Kacang dan dari Kemenangan itulah Waljinah dapat memasuki dapur rekaman. Dalam rekaman itu ada pengalaman yang tidak bisa di lupakan yaitu : karena Waljinah masih kecil, mulutnya tidak sampai mik maka waljinah menggunakan alat bantu dingklik/ sejenis bangku kecil yang terbuat dari kayu) agar menambah tinggi dan dapat menjangkau mik.

Pada tahun 1959 Mengikuti Pemilihan Bintang Radio tingkat Eks Karesidenan Surakarta.

Pada tahun 1965 Waljinah menerima piala langsung dari Presiden Pertama Indonesia Presiden Sukarno, Waljinah juara 1 Bintang Radio Tingkat Nasional untuk Kategori Keroncong.

Pada Tahun 1968, Waljinah kembali memasuki dapur Rekaman dengan menyanyikan lagu “Walang Kekek’’ konon kabarnya lagu berjudul Walang Kekek yang dinyanyikannya laris dipasaran pada saat ituAlbum Seleksi EMAS Keroncong WALDJINAH: Bowo Dandang Gulo, Mawar Biru,Ngimpi, Mas Joko, Langgam Blitar, Keno Godo, Pohon Beringin, Langgam Brambang Bawang, Beboyo Margo, Gemes, Kecik-kecik, Ande-Ande Lumut, Resepsi, Tresnaku-Tresnamu, Nyungging AtiWaljinah berkolaburasi rekamanan dengan penyanyi Pop Indonesia Alm. Chrisye menyanyikan lagu yang berjudul Semusim.

Kegiatan Waljinah pada saat ini selain show,dan untuk melestarikan Keroncong Waljinah membina generasi muda anak,cucu, kerabat, tetangga di Surakarta untuk berlatih menyanyi Keroncong.

Pada awal karir, ia meluncurkan album “kompilasi” bersama penyanyi lain, yaitu album Elingo Beboyo Margo (1968) yang di isi bersama Enny Koesrini (juara Harapan Bintang Radio Indonesia 1967) dan Sri Rahadjeng. Banyak diantara albumnya dibuat dengan iringan Orkes Keroncong Bintang Surakarta yang dipimpinnya sendiri.

Waldjinah pernah berduet dengan si “Buaya Keroncong” dari kota Surabaya, yaitu Mus Mulyadi. Lagu Walang Kekek yang melambungkan namanya di Indonesia disamping juga lagu Jangkrik Genggong. Ia acapkali melantunkan lagu-lagu ciptaan Gesang, Andjar Any, dan Ismail Marzuki.

Di Tahun 2002 Waldjinah menerima anugerah seni dari yayasan musik Hanjaringrat di solo dengan komponis Gesang dan para seniman yang lainnya.

Diskrografi

  • Elingo Bebaya Marga (album bersama) – 1968
  • Ngelam-Lami
  • O, Sarinah
  • Putri Solo
  • Putri Gunung
  • Walang Kekek
  • Irama Senja
  • Jula Juli Suroboyo
  • Jangkrik Genggong
  • Kenyo Bali
  • Jago Kate
  • Mahesa Jenar
  • Ayo Ngguyu
  • Kethek Ogleng
  • Sego Liwet
  • Kencana Wungu
  • Kacu Biru
  • Ojo Sembrono
  • Ciu Gambar Manuk
  • Mete Goreng
  • Alus Koyo Salju

Lagu Jawa

%d bloggers like this: