Pasca Gempa, Gelombang Laut Selatan Normal


YOGYAKARTA – Kondisi Laut Selatan Yogyakarta paska gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter di wilayah laut Tasikmalaya, masih terlihat normal. Belum ada perubahan gelombang dan tinggi air laut.

"Belum ada tanda-tanda perubahan gelombang yang kemungkinan terjadinya tsunami," kata Tofik M faqi, Sekretaris Tim SAR Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Rabu (2/9/2009).

Meski belum ada tanda-tanda terjadinya gelombang tsunami, namun seluruh anggota tim SAR Pantai Selatan tetap waspada mengantasipasi apabila terjadi tsunami di kawasan Pantai Selatan Yogyakarta. "Kita tetap siaga, kita sekarang terus berkoordinasi antar tim SAR Pantai Selatan DIY," tandasnya.

Mugari salah seorang nelayan Pantai Samas yang sedang menjaring ikan di pantai mengatakan, geombang Pantai Samas, Bantul, hingga saat ini tidak ada perubahan. "Kondisi gelombang laut masih normal, tidak ada tanda-tanda gelombang pasang," katanya.

sumber : http://news.okezone.com/read/2009/09/02/1/253764/pasca-gempa-gelombang-laut-selatan-normal

Hot News : Gempa Menggoyang Jawa Barat dan Banten


Hot News : Gempa Menggoyang Jawa Barat dan Banten

gempaGempa di Tasik, Terasa Kuat di Jakarta

Gempa cukup kuat terasa di Jakarta. Ribuan karyawan yang berkantor di gedung-gedung tinggi berlarian melalui tangga darurat.

Sampai saat ini, ribuan karyawan di gedung Kompas Gramedia, misalnya, masih bertahan di luar gedung.

Informasi sementara, pusat gempa sekitar 100 km barat daya Tasikmalaya pada kedalaman 32 km, dan berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa menyebabkan kerusakan di sejumlah perkantoran. Kantor Pemkab Tasikmalaya mengalami kerusakan cukup parah, sementara telekomunikasi seluler tak berfungsi.

Gempa Berpusat di Tasikmalaya

Gempa yang terjadi siang ini, Rabu (2/9) pukul 14.52 WIB berpusat di 140 kilometer baratdaya Tasikmalaya. Gempa berkekuatan 7,3 SR itu terasa kuat di Jakarta.

Beberapa karyawan dan orang-orang yang berada di gedung-gedung Jakarta, berhamburan keluar ketika gempa terjadi. Di Pacific Place dan gedung Bursa Efek Jakarta, orang-orang yang berkerumun dan berdesakan keluar. Pengguna jalan pun ikut berhenti sehingga memacetkan arus lalu lintas.

Terlihat para penjaga toko berlari panik meninggalkan toko dalam keadaan tidak terkunci. Hingga berita dilaporkan, keadaan masih panik.

Gempa di Sukabumi, Listrik Padam

Gempa mengguncang wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/9) pukul 14.58 selama sekitar satu menit yang disusul dua kali gempa kecil.

Akibat gempa, listrik di sebagian wilayah padam. Gempa yang terjadi membuat bangunan rumah goyang. Warga Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, yang umumnya sedang beristirahat siang lari berhamburan keluar sambil berteriak ketakutan.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan serius. Di Palabuhanratu, gempa menyebabkan atap sebagian rumah rontok.

Jawa Barat Merata Digoyang Gempa

Beberapa kawasan Jawa Barat digoyang gempa bumi yang cukup kuat sekitar pukul 15.00 WIB sehingga membuat panik warga di kawasan itu, Rabu (2/9).

Gempa berkekutan 7,3 SR yang berpusat di 140 km barat daya Kota Tasimalaya tersebut terasa merata di seluruh kawasan Kota Bandung, Bandung Selatan, Padalarang serta kawasan lainnya.

Goyangan gempa bumi yang berlangsung sekitar 40 detik-an itu membuat warga berhamburan keluar rumah, demikian halnya para karyawan yang sedang bekerja di kantor.

Para siswa yang sedang belajar di dalam kelas keluar berhamburan. Sama halnya di pusat perbelanjaan juga sempat terjadi
Read more of this post

%d bloggers like this: