Alasan ICW Menolak Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR RI


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs507.ash1/29964_1473513557317_1218021558_31394502_5916401_n.jpgPenetapan APBN-P tahun 2010 yang ditetapkan oleh DPR senin yang lalu, cukup mengejutkan bagi masyarakat. Hal ini terkait dengan disahkannya anggaran pembangunan gedung baru DPR RI  yang menelan biaya Total sebesar Rp 1,8 T, dalam  APBN-P 2010 telah disahkan sebesar Rp 250 miliar. Melihat besarnya anggaran ini menunjukan tidak sensitifnya DPR dan cendrung lebih memprioritaskan untuk memikirkan kepentingan DPR sendiri ketimbang memperioritaskan persoalan hak dasar rakyat.

Dari proses penganggaran yang dilakukan untuk pembangunan gedung DPR ini kami menilai:

  • Pertama, dalam perencanaan penganggaran yang dibuat tidak disari oleh perencanaan yang akuarat,  hal ini terlihat dari asumsi yang mendasari perlunya pembangunan gedung baru terkesan dibuat-buat dan DPR telah melakukan kebohongan publik  dengan menyatakan bahwa dasar pembangunan gedung baru disebabkan karena posisi Gedung Nusantara 1 telah mengalami kemiringan 7 derajat. Namun alasan ini terbantahkan oleh pernyataan dari kementerian Pekerjaan Umum  (PU)  bahwa hasil kajian Balitbang PU menyimpulkan bahwa gedung DPR  tidak mengalami kemiringan dan hanya mengalami kerusakan biasa.
  • Read more of this post

%d bloggers like this: