Pahlawan Pendidikan Yang Dihujat

nyontek.jpg (298×225) Rasanya sedih ya melihat berita yang satu ini. Nyatanya berbuat jujur itu adalah sesuatu yang sangat amat sulit. Saya baru saja melihat berita ini di ME*RO TV, mungkin sudah sedikit basi beritanya, tapi menurut saya masih layak mendapat perhatian khusus dari kita semua. Salah satu fenomena aneh lagi di Indonesia, bukan berita kubah masjid yang tiba-tiba terbang atau penampakan awan aneh yang ada di langit Indonesia tetapi “dimana orang berbuat jujur malah dihujat dan diusir dari rumahnya sendiri”.

Dari berita ini, kemudian saya jadi teringat dengan perkataan guru PKN saya semasa SMA dulu, ternyata hukum perkalian di matematika itu berlaku di kehidupan kita. Benar gak yah (- x + = -), (+ x – = -), (- x – = +) dan (+ x + = +) ?

Hmm.. rasanya kalau dicermati ada benarnya, mati-matian membela kebenaran tapi nyatanya di lingkungan kita tidak ada satu pun yang mendukung rasanya akan menjadi percuma. Tetapi, harus diacungin JEMPOL untuk keberanian keluarga Ibu Siamin (ibunda dari Alifah Ahmad Maulana) yang melaporkan kasus contek masal disekolahnya (SD Negeri Gadel 2)..

Sejujurnya membuat saya tergerak membuat postingan ini, kenapa para orang tua wali murid SDN Gadel 2 malah serta merta memusuhi, menghujat dan mengusir keluarga Bpk Widodo dan Ibu Siamin dari kediamannya yang memaksa mereka untuk sementara ini tinggal di rumah orang tuanya (di Gresik)? Menjadi tanda tanya besar ketika kejujuran malah ingin dibasmi.

Sebenernya siapa yang paling dirugikan dari kasus ini? Sudang barang tentu jawabannya adalah anak-anak mereka. Mereka harus dipaksa untuk berada di dalam situasi seperti ini, bisa dibayangkan anak seusia mereka yang rata-rata masih berumur 11 tahun harus dicekoki dengan sebuah ketidakjujuran? Sehingga tidak heran, koruptor di negeri kita melimpah ruah!

Dan kemudian siapa harus dipersalahkan dalam kasus ini? Guru kah? Orang tua kah? Atau sistem pendidikan yang ada saat ini? Mungkin semua elemen pendidikan yang ada di negeri ini harus bisa berintrospeksi untuk menyelamatkan aset bangsa berharga ini (anak muda-generasi penerus bangasa).

Berharap ada jalan keluar yang bijak, yang tidak merugikan siapapun demi kemajuan pendidikan negeri ini. Amin

7 Responses to Pahlawan Pendidikan Yang Dihujat

  1. kolangkaling says:

    kejujurannya sih udah bagus,cuma spertinya numpang tenar,kan lumayan dapt amplop bila sring masuk tv,klaw emang tulus buat apa menggonggong dimana2 cukup lapor pda pihak terkait,kasian tuh niat baik sekolah dn guru jadi bumerang bgi diri mreka (nama tercemar,karir hancur,digosipin tiap waktu),6 tahun dibina setelah lulus eh ngeberakin(buang tinja)bukn bertrimakasih…ingat menyebarkan keburukan orang lain kmana2 (bahkan ratusan juta orang mnjadi tahu)adalah bukan tindakan yang baik untuk diapresiasi,.klirumologi lagi dong!!!!

    Like

    • Adesepele™ says:

      Nyatanya memang benar adanya kan? Namanya ketidakjujuran ya ketidak jujuran, terlepas dia menerima amplop atau apa lah, yang pasti itu sebuah ketidakjujuran.. Memang mesti harus ada yang menggebrak biar semua pada sadar. Kasian dong mas anak seusia mereka harus dicekokin dengan sebuah ketidak jujuran. Apapun alasan? Tujuan pendidikan bukan mendidikan anak untuk lulus aja kok, tp juga punya moral yang berakhlak, kalau pun generasi kita sudah banyak yang jelek, segaknya generasi setelah kita harus BETTER dari kita… Bayangin aja, seusia mereka udah dicekokin untuk menyontek!!

      Numpang tenar? kayaknya bu Siamin ga pernah ada mksd buat numpang tenar ya? tapi memang expose dar berbagai media yang memaksa beliau untuk tampil dan berbicara, harusnya para pemimpin kita bisa mencontoh apa yang dilakukan ibu siamin.. BERANI, walaupun dihujat dan dibilang SOK PAHLAWAN.

      NIAT BAIK yang mana? mana ada guru atau pengajar yang mendidik untuk mencontek dan berbuat BOHONG? Udah kliatan banget mas kalau skolah2 negeri skrg cuma pengen mengejar target agar dikatakan sebagai sekolah favorit dengan tingkat kelulusan tinggi dan nilai tertinggi!

      Saya salah satu orang yang mengapresiasi BELIAU.. GBU all.

      Like

  2. pengangguran says:

    menebar aib keseluuruh plosok dgn embel2 atas nama kjujuran diapresiasi dan anggap pahlawan ?????,ajaran sesat terbaru lagi niy!!!

    Like

    • Adesepele™ says:

      Alesannya apa?

      Like

  3. Mario says:

    jadi orang jujur salah,,jadi pembohong salah juga,,trus kita harus jadi orang yang kayak gimana???? bukannya aku munafik,tapi kapan indonesia bisa maju kalo orang2nya kayak gini aja,,saling tuduh,saling hujat,saling adu otot terus.. kita itu manusia yang beradab,jadi berpikirlah lebih dewasa dalam menyikapi permasalahan seperti contek mencontek ini!! dan tahu mana yang pantas dilakukan dan yang tidak

    Like

  4. ~Amela~ says:

    Aneh.. negeri ini memang aneh

    Like

  5. sulthan agung says:

    jangan melupakan jasa pahlawan kita”semangat 45 ada padaku”

    Like

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: